Volkswagen Akan Meluncurkan Powertrain Hibrid Penuh untuk Golf dan T-Roc

0
17

Volkswagen akan memperluas jajaran kendaraan listriknya akhir tahun ini dengan memperkenalkan powertrain full-hybrid (HEV) pertamanya. Teknologi baru ini akan diterapkan pada dua model terpopulernya: hatchback Golf yang ikonik dan SUV kompak T-Roc.

Berbeda dengan hibrida plug-in (PHEV), kendaraan ini tidak memerlukan kabel pengisi daya. Sebaliknya, mereka mengelola energi melalui proses internal, sehingga menghasilkan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih tinggi dan kemampuan berkendara dengan tenaga listrik murni selama kondisi berkendara tertentu.

Cara Kerja Sistem Hibrid Baru

Powertrain baru ini merupakan kombinasi canggih antara pembakaran internal dan bantuan listrik. Komponen inti meliputi:

  • Mesin: Mesin bensin empat silinder 1,5 liter turbocharged.
  • Motor Listrik Ganda: Satu motor memberikan tenaga penggerak ke roda, sedangkan motor kedua berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang sistem.
  • Baterai: Baterai kecil berkekuatan 1,6kWh yang tersembunyi di bawah lantai bagasi.
  • Transmisi: Gearbox otomatis kopling ganda tujuh kecepatan menyalurkan tenaga ke roda depan.

Sistem ini dirancang agar serbaguna tergantung pada lingkungan berkendara. Di jalanan kota atau lalu lintas lambat, motor listrik dapat mengambil alih sepenuhnya. Di jalan raya atau jalan pedesaan, mesin bensin menjadi penggerak utama, sedangkan motor listrik memberikan “dorongan” selama akselerasi untuk meningkatkan performa dan efisiensi.

Peningkatan Kinerja dan Efisiensi

Meskipun Volkswagen belum merilis konsumsi bahan bakar spesifik atau angka emisi CO2, perusahaan mengonfirmasi bahwa hibrida penuh ini akan mengungguli model hibrida ringan “eTSI” yang ada.

Keuntungan utama sistem baru ini dibandingkan hibrida ringan adalah kemampuannya mengemudi dalam mode EV. Hibrida ringan hanya dapat menggunakan listrik untuk membantu mesin, sedangkan hibrida penuh dapat memisahkan mesin sepenuhnya. Lebih jauh lagi, VW telah mencatat bahwa tidak ada batasan kecepatan untuk motor listrik, yang berarti pengendaraan listrik berpotensi meluas bahkan hingga kecepatan jalan raya.

Powertrain akan tersedia dalam dua output daya berbeda:
1. 134 hp
2. 167 hp

Pengemudi dapat menyesuaikan perilaku kendaraan melalui tiga mode berbeda: Eco, Comfort, dan Sport, yang menyesuaikan bagaimana sistem hybrid memprioritaskan daya baterai atau performa mesin.

Positioning Pasar: Mengisi Kesenjangan

Pengenalan model “Hybrid” mewakili langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan dalam portofolio kendaraan listrik Volkswagen saat ini.

Saat ini, Golf menawarkan pilihan antara mesin bensin standar, hibrida ringan (eTSI), dan hibrida plug-in (eHybrid). Dengan menambahkan hibrida penuh, VW memberikan jalan tengah bagi konsumen yang menginginkan efisiensi yang jauh lebih baik daripada hibrida ringan namun tidak menginginkan kerumitan atau “kecemasan jangkauan” yang terkait dengan mencolokkan kendaraan.

Bagi T-Roc, yang saat ini hanya menawarkan mesin bensin hybrid ringan, hal ini merupakan peningkatan signifikan dalam teknologi yang kemungkinan akan menarik bagi penumpang yang ingin mengurangi biaya bahan bakar tanpa mengubah kebiasaan mengemudi mereka.

Ringkasan: Teknologi full-hybrid baru Volkswagen menawarkan solusi “terbaik dari kedua dunia”—memberikan efisiensi berkendara listrik tanpa memerlukan pengisian daya eksternal, mengisi kesenjangan penting antara model hybrid ringan dan hybrid plug-in.