FBI Menginginkan Nama di Balik Aplikasi EZ Lynk Anda

0
20

Badai Panggilan Pengadilan

Jika Anda mengunduh EZ Lynk Auto Agent, tetap tenang. Mungkin tidak.

Departemen Kehakiman baru saja memberikan panggilan pengadilan kepada Apple dan Google. Mereka menginginkan identitas 100.000 pengguna. Itu nama, alamat, riwayat pembelian. Semuanya. Amazon dan Walmart juga ikut terseret ke dalamnya.

“Menyelidiki klaim ini tidak memerlukan identifikasi setiap orang yang telah menggunakan produk.”

Begitulah pandangan tim kuasa hukum EZ Lynk. Mereka menulis surat yang menyerukan mimpi buruk privasi. Mereka mengatakan tidak perlu menggali ratusan ribu profil. Hanya saja tidak sesuai dengan cakupannya.

Mengapa Panas?

Ini bukan penimbunan data secara acak.

DOJ menggugat EZ Lynk pada tahun 2021 berdasarkan Clean Air Act. Mereka menuduh perusahaan tersebut membuat perangkat untuk menghapus pengendalian emisi. Disengaja. EZ Lynk tentu saja menyangkalnya. Sekarang FBI ingin mewawancarai orang-orang yang membeli teknologi tersebut.

Inilah logika mereka. Badan tersebut berpendapat bahwa pengguna tidak lagi memiliki kepentingan privasi yang dapat dikenali pada informasi tersebut.

Anda membelinya. Anda menggunakannya. Mereka bilang rahasiamu terbongkar.

Tentu saja Apple dan Google menolaknya. Tidak ada perusahaan yang menyerahkan data penggunanya tanpa perlawanan. Apalagi jumlahnya tidak sebanyak itu.

Intinya

Apakah menurut Anda data mobil Anda tetap aman?

Pandangan Motor1 blak-blakan. Privasi di era mobil digital hanyalah sebuah mitos. Teknologi mendefinisikan kendaraan modern. Pemerintah akan menginginkan data tersebut. Perusahaan asuransi Anda pasti akan melakukannya. Broker data sudah ada.

Kita tinggal menunggu dan melihat siapa yang berkedip lebih dulu. Atau tidak.

Terus dapatkan informasi terkini tentang perubahan privasi dengan buletin mingguan.