Edsel Ford biasanya menjadi bagian lucunya. Anda menyebut namanya, dan orang-orang memikirkan lencana yang menjadi sinonim otomotif untuk kegagalan. Ini adalah pergaulan yang mudah. Sedan tahun 1958 adalah sebuah bencana, kekacauan pemasaran yang menghantui Ford Motor Company selama beberapa dekade. Namun narasi itu menghapus selera sebenarnya pria tersebut. Edsel tidak hanya memilih kegagalan. Dia memberi dunia 1940 Lincoln Continental.
Ini bisa dibilang desain mobil paling dihormati dalam sejarah.
Bagaimana Visi Eropa Menciptakan Ikon Amerika
Edsel ingin Lincoln menjadi mobil terbaik di dunia. Tidak hanya dapat diandalkan. Bukan hanya kuat. Terbaik. Dia melihat ke seberang Atlantik dan melihat apa yang dilakukan orang-orang Eropa. Mereka memiliki kerudung yang panjang. Spatbor ramping. Kisi-kisi sempit yang terlihat seperti milik mobil balap, bukan mobil mewah. Dia menyebut unsur-unsur itu “kontinental”.
Dia tidak hanya menyukai mereka. Dia terobsesi.
Hasilnya muncul pada tahun 1940. Ketika diluncurkan, tidak hanya menarik perhatian. Itu menghentikan lalu lintas. Orang-orang sangat ingin segera menulis cek untuk itu. Bahkan saat ini, lebih dari 80 tahun kemudian, mobil tersebut tetap dihormati. Dan uang. Banyak sekali.
Elemen Desain Mana yang Mendefinisikan Continental Asli?
Anda ingin tahu apa yang membuatnya istimewa? Itu bukan mesinnya. Itu adalah proporsinya.
Edsel mempunyai selera gaya yang tepat. Ia melihat adanya celah di pasar mobil yang terlihat kencang saat diparkir. 1940-1941 Lincoln Continental memadukan gaya Amerika dengan keanggunan Eropa. Ia memiliki tudung panjang yang khas. Spatbornya sempit, meruncing ke belakang seperti sirip bahkan sebelum menjadi benda apa pun. Kisi-kisinya ramping dan agresif.
Mobil impian yang terbuat dari baja dan kulit, merupakan hasil langsung dari seorang presiden yang tahu persis apa yang diinginkannya.
Itu bukan hanya sebuah mobil. Itu adalah sebuah pernyataan. Dan terbukti bahwa meskipun merek yang dinamai menurut namanya akan menjadi lelucon, pria itu sendiri memahami desain lebih baik daripada hampir semua orang di Ford.

Kelahiran Lincoln Continental
Ini dimulai dengan iseng. Atau mungkin hanya keinginan untuk tampil menarik di Florida. Pada tahun 1938, Edsel Ford tidak menginginkan sedan membosankan lainnya. Dia menginginkan sesuatu yang tajam. Sesuatu yang meneriakkan kemewahan tanpa meneriakkannya. Jadi dia memesan mobil convertible khusus. Itu didasarkan pada produksi Lincoln Zephyr, tapi di situlah kesamaannya berakhir.
Dia tidak melakukannya sendirian. Dia menarik E.T. “Bob” Gregorie. Muda. Berbakat. Kepala departemen desain Ford. Bersama-sama, mereka membangun sebuah mesin yang langsung menarik perhatian. Edsel membawanya ke Palm Beach untuk liburan musim dinginnya. Sekali melihatnya dan telepon berdering. Lebih dari 250 orang bertanya kapan mereka bisa membelinya.
“Ini segera menarik pertanyaan dari lebih dari 250 orang mengenai kapan akan ditawarkan untuk dijual.”
Permintaan seperti itu tidak bisa diabaikan. Edsel memberi lampu hijau. Versi produksi bergabung dengan jajaran Zephyr tahun 1940. Mobil pribadinya memasuki ruang pamer tanpa perubahan apa pun. Tampilan yang sama. Getaran yang sama. Sekarang tersedia bagi siapa saja yang memiliki cukup uang dan selera.
Di Balik Terpal: Spesifikasi Kontinental 1940
Tenaga berasal dari mesin Zephyr. V-12 292-cid. Itu menghasilkan 120 tenaga kuda. Tidak cepat menurut standar modern, tapi mulus. Sangat halus. Mobil itu tidak membawa lencana. Tidak ada papan nama “Kontinental”. Hanya keheningan dan gaya.
Dua gaya tubuh memulai debutnya. Mobil convertible empat tempat duduk. Coupe tertutup. Jumlah produksi rendah. Sengaja demikian. Hanya 54 mobil convertible yang diluncurkan. Coupe melihat 350 unit. Kelangkaan adalah bagian dari paket tersebut.

1941 Lincoln Continental: Identitas Berbeda dan Kelangsungan Hidup Langka
Model tahun 1941 membawa perubahan identitas. Memang sedikit berubah secara mekanis, tapi akhirnya terlepas dari payung Zephyr. Model yang berbeda sekarang. Dengan skrip nama yang sesuai untuk dicocokkan. Perpisahan itu penting. Itu menandakan niat.
Berat badan tidak menjadi perhatian para insinyur. Hampir dua ton berada di atas roda itu. Namun Continental bergerak dengan kelincahan yang menantang massanya. Pada masanya, itu tajam. Sangat halus. Keindahan bodyworknya tetap tiada tara. Tidak ada mobil lain yang tampak seperti itu.
Nomor produksi menceritakan kisah eksklusivitas. Hanya 400 mobil convertible yang diluncurkan. Coupe bernasib sedikit lebih baik, dengan 850 unit. Kelangkaan dibangun sejak hari pertama.
Harry Wynn Cabriolet
Ambil contoh spesifik yang dimiliki oleh Harry Wynn di Antioch, California. Dia mengambilnya pada tahun 1975. Kondisi asli. Belum ada proyek restorasi, hanya yang selamat. Lima tahun kemudian, dia berkomitmen pada pekerjaan itu. Memulihkannya dengan benar.
Apakah itu dijual? Tidak.
Mobil Wynn menjadi bukti penuaan mesin ini. Bukan sebagai benda museum di bawah kaca, tapi sebagai mesin yang diawetkan. Orisinalitas akuisisi itu penting. Membelinya sebelum dicincang atau tidak dikembalikan nilai tambahnya. Kini, itu hanyalah sepotong sejarah yang tetap tersimpan.
Orisinalitas penting. Menemukan mobil dalam keadaan aslinya di tahun 70an adalah permainan yang berbeda dibandingkan berburu saat ini.
Continental 1941 tidak perlu berteriak. Desainlah yang berbicara. Dan itu masih terjadi.






















