Toyota Yaris Akan Mendapatkan Opsi Listrik di Generasi Berikutnya

0
16

Toyota sedang bersiap untuk menawarkan versi listrik sepenuhnya dari Yaris generasi berikutnya, bersama dengan opsi hybrid yang sudah ada. Langkah ini sejalan dengan strategi produsen mobil yang lebih luas untuk mengkonsolidasikan lini modelnya dan memberikan pilihan multi-energi kepada pelanggan.

Pendekatan Multi-Energi Toyota

Andrea Carlucci, kepala strategi dan pemasaran Toyota Eropa, membenarkan bahwa Yaris listrik “cukup jelas” mengingat peralihan industri ke arah elektrifikasi. Perusahaan ini bertujuan untuk menawarkan platform yang mendukung mesin pembakaran internal, hibrida, dan drivetrain listrik murni. Pendekatan ini menyederhanakan produksi sekaligus memenuhi beragam preferensi konsumen.

Mengapa hal ini penting: Keputusan Toyota mencerminkan tren yang berkembang di kalangan produsen mobil besar. Menyediakan beberapa opsi powertrain dalam lini model yang sama meminimalkan kompleksitas bagi produsen dan mengurangi kebingungan pelanggan – sebuah tantangan yang disoroti oleh penawaran EV dan hybrid terpisah Toyota sebelumnya, seperti bZ4X dan RAV4.

Garis Waktu dan Fokus Pasar

Yaris generasi berikutnya, yang diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2027 atau 2028, akan mengikuti contoh Corolla yang lebih besar, yang dijadwalkan untuk dirilis pada akhir tahun 2026. Kedua kendaraan tersebut akan menawarkan versi bensin, hibrida, dan listrik. Komentar Carlucci secara khusus berlaku untuk pasar negara maju seperti Eropa, Jepang, dan Australia.

Toyota juga memproduksi Yaris terpisah yang direkayasa nilai untuk pasar negara berkembang (Asia, Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin). Versi ini, berdasarkan platform lama, saat ini tidak memiliki opsi hybrid, dan tidak ada jadwal yang jelas untuk peningkatannya.

Konteks Industri

Strategi Toyota tidaklah unik. Stellantis juga menerapkan pendekatan “multi-energi” di seluruh model Eropa. Renault, bagaimanapun, terus mengembangkan model pembakaran dan listrik terpisah, seperti Clio dan 5 E-Tech. Yaris EV akan bersaing langsung dengan rivalnya seperti Renault 5 E-Tech (jangkauan WLTP 410km, baterai 52kWh) dan Peugeot e-208 (jangkauan WLTP 431km, baterai 51kWh).

“Jalur yang ideal adalah menawarkan platform di mana kami memiliki opsi multi-energi… powertrain berbeda yang merupakan solusi tepat bagi setiap pelanggan.” – Andrea Carlucci, Toyota Eropa

Toyota pertama kali menerapkan strategi lini model terpadu ini pada Mei 2025 dengan memperkenalkan Lexus ES generasi kedelapan, yang kini tersedia dengan sistem penggerak hibrida bensin-listrik dan listrik murni di pasar tertentu.

Langkah ini menyederhanakan produksi dan mengurangi fragmentasi pemasaran, namun juga memerlukan investasi besar pada platform yang dapat beradaptasi. Apakah Toyota dapat melaksanakan transisi ini secara efisien masih harus dilihat.