SUV Baru Huawei dan Dongfeng Lulus Ujian Musim Dingin yang Berat

0
14

Perusahaan patungan antara Huawei dan produsen mobil Tiongkok Dongfeng, yang diberi merek Yijing, telah berhasil menyelesaikan pengujian musim dingin yang ketat terhadap model SUV ukuran penuh pertamanya. Kendaraan tersebut, yang dikembangkan untuk mengisi kekosongan dalam jajaran NEV (Kendaraan Energi Baru) Dongfeng, akan memulai debutnya di Beijing Auto Show pada bulan April 2026. Kolaborasi ini menandai langkah strategis kedua perusahaan untuk bersaing di pasar otomotif Tiongkok yang berkembang pesat.

Mengisi Kesenjangan Pasar

Dongfeng saat ini mengoperasikan tiga merek NEV: Nammi (entry-level), eπ (pasar massal), dan Voyah (mewah). Menyadari adanya segmen yang hilang antara eπ dan Voyah, Dongfeng bermitra dengan Huawei pada tahun 2023 untuk menciptakan merek DH (Dongfeng & Huawei). Kemudian berganti nama menjadi Yijing, merek ini bertujuan untuk menghadirkan SUV andalan yang memanfaatkan teknologi canggih Huawei sekaligus memanfaatkan kemampuan manufaktur Dongfeng.

Kondisi Pengujian Ekstrim

Prototipe SUV Yijing menjalani pengujian di Mohe dan Hulunbuir, beberapa lokasi terdingin di Tiongkok. Mohe, yang terkenal dengan suhu yang turun hingga -53°C (-63°F), menyediakan kondisi yang keras untuk memvalidasi kinerja kendaraan. Pengujian, yang dimulai pada Desember 2025, berfokus pada stabilitas dan fungsionalitas dalam kondisi dingin ekstrem dan permukaan tertutup salju.

Integrasi Teknologi Huawei

SUV baru ini dilengkapi sasis XMC Qiankun mutakhir dari Huawei, yang memastikan stabilitas dalam kondisi menantang. Teknologi tambahan Huawei mencakup sistem mengemudi berbantuan (ADS) terbaru, kokpit Harmony OS, dan sistem kendali kendaraan Qiankun. Dongfeng akan menangani produksi, sementara Huawei menyediakan komponen dan perangkat lunak penting. Merek Yijing berencana meluncurkan satu model baru setiap tahun.

Detail Desain dan Powertrain

Desain eksterior SUV Yijing mengikuti tren industri dengan garis atap datar, garis sabuk tinggi, dan pintu belakang memanjang. Fitur khasnya antara lain lampu depan dua lantai, pelek palang sepuluh, dan sensor LiDAR. Dimensi kendaraan diperkirakan memiliki panjang sekitar 5,2 meter (17 kaki), sebanding dengan Li Auto L9. Kehadiran port bahan bakar dan pengisian daya menunjukkan powertrain hybrid plug-in.

SUV Yijing siap bersaing secara langsung dengan crossover NEV kelas atas lainnya di Tiongkok. Kolaborasi antara Huawei dan Dongfeng menyoroti pertumbuhan konvergensi teknologi dan industri otomotif, dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok yang berada di garis depan dalam tren ini. Harga dan spesifikasi detailnya akan diungkap pada Beijing Auto Show pada April 2026.