BYD Menambahkan LiDAR ke Kendaraan Listrik Terjangkau, Mengintensifkan Perlombaan Teknologi Otomotif Tiongkok

0
4

BYD, produsen kendaraan listrik terkemuka, akan mengintegrasikan sensor LiDAR ke dalam hatchback Seagull dan Dolphin entry-level yang dijual di Tiongkok. Peningkatan ini, yang terungkap dalam pengajuan peraturan baru-baru ini, menandai perubahan signifikan menuju kemampuan bantuan pengemudi yang canggih dalam model yang ramah anggaran—sebuah langkah yang dapat mengubah persaingan di pasar kendaraan listrik Tiongkok yang berkembang pesat.

Memperluas Fitur Otonom

Seagull dan Dolphin, yang sudah dilengkapi dengan 12 kamera, radar gelombang 5 milimeter, dan 12 sensor ultrasonik sebagai bagian dari sistem DiPilot 100 BYD, kini secara opsional dilengkapi LiDAR. Sensor presisi tinggi ini akan meningkatkan persepsi kendaraan terhadap lingkungan sekitarnya, membuka jalan bagi fungsi mengemudi berbantuan yang lebih canggih.

Penambahan ini menunjukkan BYD sedang bersiap untuk menerapkan sistem DiPilot 300 (secara internal dikenal sebagai “God’s Eye B”) pada model ini. Sebelumnya diperuntukkan bagi kendaraan BYD kelas atas dan mobil Denza, DiPilot 300 menggunakan LiDAR buatan Robosense dengan jangkauan deteksi 350 meter.

Kekuatan di Balik Sensor

Mendukung peningkatan persepsi ini adalah chip Nvidia Drive Orin, yang menawarkan kekuatan komputasi puncak 254 TOPS. Hal ini memungkinkan fungsi “Navigate On Autopilot” (NOA) di jalan perkotaan dan jalan raya, membuat kendaraan entry-level BYD memiliki kemampuan yang luar biasa pada kisaran harganya.

Keputusan ini patut diperhatikan; Jarang sekali produsen mobil memasukkan sensor presisi tinggi dan prosesor canggih ke dalam kendaraan dengan harga antara $10.000 dan $18.500. B10 Leapmotor adalah pengguna awal tahun lalu, namun langkah BYD dapat mempercepat tren ini.

Implikasinya terhadap Pasar

BYD tampaknya secara strategis memanfaatkan keunggulan teknologinya untuk menekan pesaing. Dengan memperluas fitur-fitur canggih ke model-model yang lebih terjangkau, perusahaan meningkatkan standar bagi produsen lain di segmen tersebut. Langkah ini dapat memaksa para pesaing untuk berinvestasi besar-besaran pada teknologi serupa agar tetap kompetitif.

Spesifikasi Model

BYD Seagull adalah hatchback kompak berukuran panjang 3780mm, dengan bobot trotoar 1.150–1.240kg dan satu motor listrik yang menghasilkan 60kW (80 hp). Dolphin yang lebih besar memiliki panjang 4.280 mm, berat 1.445–1.550 kg, dan menawarkan motor 100kW (134 hp) atau 120kW (161 hp).

Harga saat ini di Tiongkok berkisar antara 69.800–85.800 yuan ($10.000–$12.285) untuk Seagull dan 99.800–129.800 yuan ($14.290–$18.585) untuk Dolphin.

Integrasi LiDAR ke dalam model-model ramah anggaran ini menandakan tren yang lebih luas dalam industri otomotif Tiongkok: teknologi canggih tidak lagi eksklusif untuk kendaraan mewah. Langkah yang dilakukan BYD ini kemungkinan akan meningkatkan persaingan dan mempercepat pengembangan fitur mengemudi otonom di semua segmen.